Bupati Malang Dorong PKK Kuasai Teknologi Lewat Workshop Bisnis Berbasis AI, Arjowilangun Jadi Desa Teraktif E-PKK

  • Nov 21, 2025
  • Fendik
  • Berita Desa, Pemberdayaan Masyarakat

MALANG – Pemerintah Kabupaten Malang menggelar Workshop Bisnis bertema “Transformasi Bisnis dengan Artificial Intelligence (AI), Inovasi untuk Keluarga” di Pendopo Agung Kabupaten Malang pada Selasa (18/11). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M, dan dihadiri jajaran pimpinan daerah, termasuk Kepala DPMD Eko Margianto, Ketua TP PKK Kabupaten Malang Hj. Anis Zaidah Sanusi, serta Ketua Dharma Wanita Persatuan Sari Widiati Budiar.

Workshop menghadirkan narasumber Herman Kurniawan, S.Kom, CEO Biang Kreatif Brand Agency, yang memberikan wawasan mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan untuk mendukung usaha dan kegiatan pemberdayaan keluarga. Peserta berasal dari Ketua TP PKK Kecamatan, perwakilan PKK Desa/Kelurahan, serta KIM se-Kabupaten Malang.

Dalam sambutannya, Bupati Sanusi menyampaikan bahwa PKK merupakan kekuatan besar yang bergerak langsung hingga tingkat keluarga sehingga perlu terus menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan dapat membantu PKK mempercepat penyebaran informasi dan meningkatkan efektivitas berbagai program yang dijalankan.

Pada acara yang sama, Pemerintah Kabupaten Malang memberikan penghargaan kepada desa dan kelurahan teraktif dalam penggunaan Aplikasi E-PKK Tahun 2025. Desa Arjowilangun, Kecamatan Kalipare, berhasil meraih peringkat pertama dengan total input data sebanyak 15.720, mengungguli desa dan kelurahan lain di Kabupaten Malang. Capaian ini menunjukkan komitmen kuat PKK Arjowilangun dalam memaksimalkan pendataan digital dan mendukung program pemerintah.

Peringkat kedua diraih Desa Majangtengah, Kecamatan Dampit, dengan 14.044 data, dan peringkat ketiga adalah Kelurahan Lawang, Kecamatan Lawang, dengan 13.241 data. Selain penghargaan, Bupati juga menyerahkan bibit pohon kelengkeng kepada seluruh peserta sebagai simbol dukungan terhadap gerakan penghijauan.

Bupati Sanusi menegaskan pentingnya regenerasi di tubuh PKK dengan memberikan lebih banyak ruang bagi kader muda. Ia mendorong PKK untuk membuat program kreatif seperti kewirausahaan digital, pelatihan konten media sosial, dan kegiatan berbasis kreativitas yang dapat menarik minat perempuan muda. Hal ini dinilai penting agar PKK tetap relevan dan mampu mengikuti perkembangan teknologi.

Keberhasilan Desa Arjowilangun sebagai Desa Teraktif E-PKK diharapkan dapat menjadi inspirasi baru bagi desa-desa lain. Dengan semakin meningkatnya kemampuan kader PKK Arjowilangun dalam memanfaatkan teknologi, desa ini dianggap siap menjadi contoh dalam transformasi digital PKK di Kabupaten Malang.

Melalui workshop ini, Pemerintah Kabupaten Malang berharap seluruh peserta dapat menerapkan ilmu yang telah diperoleh untuk mendorong inovasi, meningkatkan efisiensi program, serta memperkuat kesejahteraan keluarga di wilayah masing-masing.