Dalam Lantunan Ayat Suci, Tumbuh Kebersamaan: Mahasiswa UM BBM Hadiri Khatmil Qur'an di Dusun Lodalem
- Jun 27, 2026
- Admin KIM
- Berita Desa, Pemberdayaan Masyarakat
ARJOWILANGUN – Semangat kebersamaan dan nilai-nilai religius terasa begitu hangat di Desa Arjowilangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang. Pada Senin (23/06/2026), mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) yang tengah menempuh program Belajar Bersama Masyarakat (BBM) menghadiri kegiatan Khatmil Qur'an bersama Remaja Masjid Nurul Hasan di Dusun Lodalem.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 13.00 WIB ini menjadi salah satu momentum penting bagi mahasiswa untuk membangun kedekatan dengan masyarakat melalui aktivitas keagamaan yang sarat akan makna.
Pererat Silaturahmi Lewat Tradisi Keagamaan
Agenda religi ini diikuti oleh kolaborasi mahasiswa UM BBM dari Kelompok 1 Dusun Lodalem dan Kelompok 2 Dusun Barisan. Bersama dengan para remaja masjid serta warga sekitar, kehadiran para mahasiswa merupakan bentuk partisipasi aktif dalam mendukung tradisi keagamaan yang telah lama hidup subur di tengah masyarakat setempat. Langkah nyata ini sekaligus menjadi jembatan untuk mempererat hubungan antara civitas akademika dengan warga Desa Arjowilangun.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an secara bergiliran hingga menyelesaikan bacaan lengkap 30 juz. Suasana tenang dan penuh kekhusyukan menyelimuti Masjid Nurul Hasan sepanjang kegiatan berlangsung. Setiap peserta melantunkan ayat suci dengan penuh penghayatan, menciptakan nuansa spiritual yang memperkuat rasa persaudaraan.
Belajar Nilai Sosial dan Budaya Desa
Bagi mahasiswa UM BBM, agenda ini bukan sekadar menghadiri kegiatan seremonial keagamaan semata. Ini merupakan kesempatan berharga untuk belajar secara langsung mengenai kehidupan sosial dan kebudayaan masyarakat pedesaan. Melalui interaksi yang terjalin erat dengan remaja masjid dan warga, mahasiswa dapat mendalami nilai gotong royong, kebersamaan, serta semangat menjaga tradisi keislaman yang terus diwariskan dari generasi ke generasi.
Setelah khataman Al-Qur'an selesai, seluruh peserta melaksanakan salat Ashar berjamaah sebagai penutup rangkaian ibadah pada sore hari. Kebersamaan kemudian dilanjutkan dengan sesi ramah tamah dan makan bersama yang menciptakan atmosfer akrab serta penuh kekeluargaan. Momen sederhana tersebut terbukti efektif menjadi sarana silaturahmi yang semakin mempererat hubungan kedua belah pihak.
Wujud Nyata Pengabdian Masyarakat
Partisipasi aktif mahasiswa dalam kegiatan ini sejalan dengan roh pengabdian yang diusung dalam program UM BBM. Mahasiswa diharapkan hadir di tengah masyarakat tidak hanya fokus pada pelaksanaan program kerja fisik atau administratif, tetapi juga terlibat langsung dalam dinamika kehidupan sosial, budaya, dan keagamaan warga lokal.
Komunikasi yang harmonis ini menjadi pondasi penting agar pelaksanaan berbagai program kerja pengabdian selama berada di Desa Arjowilangun dapat berjalan lancar dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat.
Melalui Khatmil Qur'an ini, mengalir pelajaran berharga bahwa pengabdian tidak hanya diwujudkan lewat inovasi program formal, melainkan juga melalui kebersamaan, kepedulian, dan kesediaan untuk membaur dalam kegiatan positif warga. Semangat ukhuwah yang terjalin dalam lantunan ayat suci Al-Qur'an ini diharapkan terus tumbuh dan menjadi bekal bagi hubungan yang harmonis serta membawa keberkahan bagi Desa Arjowilangun ke depan.