Mahasiswa UM BBM Desa Arjowilangun Jalin Kolaborasi dengan PKK untuk Merancang Program Pemberdayaan Masyarakat
- Jun 28, 2026
- Admin KIM
- Berita Desa, Pemberdayaan Masyarakat
KIM ARJOWILANGUN – Langkah awal dalam membangun sinergi antara akademisi dan masyarakat mulai ditunjukkan oleh mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) yang tengah melaksanakan program Belajar Bersama Masyarakat (BBM) di Desa Arjowilangun. Pada Senin, 22 Juni 2026, para mahasiswa menggelar kegiatan diskusi bersama jajaran pengurus Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Arjowilangun. Pertemuan strategis ini bertempat di kediaman Ibu Nanik Sriati yang berlokasi di Dusun Panggang Lele.
Agenda diskusi ini menjadi jembatan penting bagi mahasiswa untuk membangun komunikasi dua arah guna merancang program kerja yang relevan dan sesuai dengan kebutuhan riil warga setempat.
Ruang Diskusi Terbuka dan Serap Aspirasi Warga
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat, terbuka, dan penuh antusiasme tersebut dihadiri langsung oleh Ibu Indry, Ibu Nanik Sriati, beserta dua orang pengurus PKK lainnya. Melalui kesempatan ini, mahasiswa UM BBM mendengarkan secara langsung berbagai aspirasi, kebutuhan, serta potensi yang dimiliki oleh masyarakat desa, khususnya yang berkaitan erat dengan peran aktif dan ruang lingkup kegiatan keorganisasian PKK di Desa Arjowilangun.
Di sisi lain, perwakilan ibu-ibu PKK menyambut baik kehadiran para mahasiswa. Mereka memberikan beragam masukan konstruktif mengenai berbagai program yang potensial untuk dilaksanakan selama masa pengabdian mahasiswa berlangsung di desa.
Pendekatan Partisipatif untuk Program Tepat Sasaran
Guna menghasilkan program yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi warga desa, penyusunan rencana kerja dilakukan dengan pendekatan partisipatif. Berbagai gagasan dibahas bersama dengan mempertimbangkan kondisi geografis maupun sosial masyarakat setempat.
Dalam kesempatan tersebut, pengurus PKK menjelaskan deretan aktivitas yang sudah pernah dijalankan, seperti sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Senam Jantung Sehat, hingga berbagai bentuk penyuluhan kesehatan yang bekerja sama dengan pihak Puskesmas. Sebagai informasi, kegiatan pertemuan rutin PKK ini diselenggarakan setiap bulan di Balai Desa Arjowilangun dengan tingkat kehadiran mencapai sekitar 114 orang.
Melalui diskusi intensif ini, mahasiswa UM BBM berhasil memperoleh gambaran utuh mengenai dinamika aktivitas rutin PKK beserta tantangan nyata di lapangan. Informasi tersebut menjadi basis data penting dalam memformulasikan program kerja ke depan, yang akan difokuskan pada pemberdayaan masyarakat, peningkatan kapasitas keluarga, kesehatan, pendidikan, hingga penguatan peran perempuan dalam pembangunan desa.
Kemitraan Strategis Demi Kemajuan Desa
Sebagai mitra strategis di tingkat akar rumput, PKK memegang peranan krusial dalam menggerakkan kegiatan sosial dan pemberdayaan keluarga. Oleh karena itu, kolaborasi antara mahasiswa UM BBM dan kader PKK diharapkan mampu menghadirkan pemikiran inovatif yang bermuara pada peningkatan kualitas hidup masyarakat Desa Arjowilangun.
Diskusi ini sekaligus menjadi bukti komitmen mahasiswa UM BBM Desa Arjowilangun untuk tidak sekadar menggugurkan kewajiban program kerja, melainkan membangun fondasi komunikasi yang sehat dengan warga. Keberhasilan program pengabdian masyarakat terbukti tidak hanya diukur dari hasil akhir, tetapi juga dari proses mendengarkan, berdialog, dan membangun kemitraan yang erat. Lewat kerja sama ini, diharapkan lahir program-program kontributif yang memicu kemajuan Desa Arjowilangun.